—
Kalau kamu berencana untuk liburan di daerah Sumatra Barat, Bukittinggi adalah tujuan tepat untuk berwisata. Ada banyak sekali objek wisata yang bisa memanjakan mata: Lembah Harau, Lobang Jepang, serta Jam Gadang. Mau wisata sejarah atau alam, semuanya ada. Dalam artikel ini, saya akan berbagi pengalaman saya saat mengunjungi ketiga tempat wisata yang populer di Bukittinggi itu.
Lembah Harau, memukau
Panorama Lembah Harau (dokumen pribadi) via hipwee.com
Saat pertama kali memasuki kawasan Lembah Harau, saya disambut dengan barisan dinding-dinding raksasa yang membentang luas mengelilingi lokasi ini. Sampai-sampai saya kesulitan untuk mendeskripsikan pemandangan yang saya lihat. Dinding datar menjulang tinggi dan indah — pemandangan yang dalam bahasa Indonesia biasa disebut ‘ngarai’.
Jalan menuju Lembah Harau (dokumen pribadi) via hipwee.com
Daya tarik Lembah Harau yang paling utama terletak pada keindahan ngarainya, serta dua buah air terjun yang terletak berjauhan. Air terjun pertama terletak di sisi barat ngarai, dan air terjun kedua terletak di sisi timurnya. Sayangnya, kenyamanan saya saat menikmati pemandangan di Lembah Harau ini harus sedikit terganggu karena banyaknya sekelompok remaja peminta sumbangan liar.
Air terjun di Lembah Harau via bukitinggitourism.blogspot.com
Menuju Lembah Harau via Lembahharau
Sudah berjalan sejauh ini, tak lengkap rasanya jika belum mencicipi camilan khas yang selalu tersedia di setiap kios makanan. Apa itu? Tak lain dan tak bukan adalah krupuk mie, camilan berbahan dasar singkong yang dimakan dengan topping mie serta saus khas dengan rasa mirip bumbu sate Padang. Ini bisa menjadi alternatif pengganjal lapar setelah puas berfoto dan menikmati kesejukan lembah. Kamu gak perlu khawatur dengan harganya, karena untuk satu porsi krupuk mie kamu hanya cukup mengeluarkan 3000 rupiah. Murah, bukan?
Lobang Jepang, situs sejarah yang misterius di Bukittinggi
Lobang Jepang via www.yukpegi.com
Untuk masuk kesana kamu hanya perlu membayar tiket seharga 8000 rupiah per orang dewasa dan 5000 rupiah untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Lobang Jepang atau Goa Jepang merupakan terowongan bawah tanah dengan panjang 1,5 kilometer, yang membentang di bawah kota Bukittinggi.
Terowongan Lobang Jepang via geolocation.ws
Uniknya, jalan keluar dari terowongan itu mengarah tepat ke jurang Ngarai Sianok. Saya pun tak pelak berpikir: mungkin para tentara Jepang saat itu lebih memilih bunuh diri dengan terjun ke jurang Sianok daripada tertangkap oleh pasukan musuh pada masa itu.
Jalan melarikan diri menuju Ngarai Sianok via hipwee.com
Daya tarik utama dari objek wisata ini memang terletak pada kemisteriusan sejarahnya. Maka tidak akan lengkap dan menarik kalau kita berkunjung kesana tanpa ditemani oleh pemandu wisata, karena disana tidak ada papan informasi mengenai sejarah situs — yang lazim kita temui jika mengunjungi situs-situs wisata sejarah pada umumnya.
Keindahan Ngarai Sianok juga menjadi pelengkap daya tarik dari objek wisata sejarah ini. Apalagi, sekarang juga telah dibangun jembatan yang menghubungkan Taman Panorama dan pasar bawah yang berada di ujung Ngarai Sianok. Bentuknya ‘sebelas dua belas’ dengan tembok besar Cina
Jam Gadang, ikon Bukittinggi yang wajib kamu kunjungi
Jam Gadang Bukittinggi via westsumatratours.wordpress.com
Saat yang paling tepat untuk mengunjungi monumen ini adalah malam hari, karena pada saat itulah kita dapat melihat atraksi cahaya yang berpendar dari bangunannya. Maka tak heran jika kawasan ini akan semakin ramai saat matahari mulai terbenam.
Jam gadang malam hari via lokasiwisata.info
Berikut ini tips dan trik belanja cerdas di pasar tradisional Jam Gadang:
1. Tawar setengah harga
Barang-barang fashion seperti baju, sandal, sepatu, dan kain rajutan adalah barang yang paling banyak dijajakan disana. Biasanya penjual akan menawarkan barang-barang tersebut dengan harga yang fantastis. Jangan ragu untuk menawar dengan harga yang jauh lebih rendah. Semakin murah, semakin baik. Bila penjual menawarkan dengan harga 350 ribu, kamu bisa mulai menawar dengan harga 100 ribu saja, dan jika kamu termasuk orang yang telaten dan sabar dalam menawar, kamu akan mampu mendapatkan barang yang kamu mau dengan harga murah.2. Menggunakan bahasa Minang akan memberimu keuntungan
Orang Padang terkenal dengan rasa persaudaraan sesama suku yang sangat kuat. Jadi, tunjukkan “sisi Padang”-mu dengan kecakapan dalam berbahasa Padang. Ya! Jika kamu bertransaksi dalam bahasa Padang atau Minang, maka mereka biasanya memberikan harga yang jauh lebih murah tanpa harus menawar dengan susah payah.3. Jangan terpaku pada satu kios!
Di pasar Padang, bisa terdapat ratusan atau bahkan ribuan penjual barang-barang fashion. Jika kamu tidak menyukai harga yang ditawarkan suatu toko, jangan ragu untuk mencari toko lain. Rata-rata semua penjual memiliki varian produk yang sama, jadi jangan takut untuk kehabisan barang!Nah, setelah membaca catatan perjalanan di atas, sudahkah siapkah dirimu berpetualang ke tanah Minang?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar